ENGLISH EXTENTION COURSE (Just Share)

Today, I would like to share about my experience learn english. My pretension to learn english caused a situation in Job test. Two last month ago, I was participated or applyed at Job Vacancy Mandiri Bank. I was apply for position Officer Development Program (ODP). I think ODP already familiar to circle Jobseeker  Why?? According to me, everyone wished for good Job and good salary, ODP Mandiri Bank offered it. It’s Okay, I also interested about that. Average, Jobseeker wished for good salary and good job from Job Vacancy moreover Job Position. Good Job and Good Salary certainly needed a good people who has very good competence. One of important competence for Job is a english skill. English skill needed employees for improved their business, Like also Mandiri Bank. If Jobseekers accepted ODP Mandiri so, they must ready work in whole Indonesia Provinsi. ODP has several phase in recruitment process. That Phases are toefl test, walked interview, healthy test etc. I just to the first phase, because the first phase was toefl test. I losed at toefl test, from it test I awared that english skill very important moreover job world average needed a employee has good english skill.
I did aware that my english skill so bad, even my english skill under pasif level  Formerly, when I studied at Senior High School, I wasn’t deem english very important the future. But now, I exactly need it for my future. I’m not regret!! I have to learn it Now…
The first way, I was ooking for place of good course english in Yogyakarta. There are many coursess, such as ELTI Course, LIA, REAL ENGLISH, PPB UGM, PPB UNY, Cillacs UII, EEC Sanata Dharma and others. They were offered many program for applicant course. Finally, I chose EEC Sanata Dharma for learn english.. EEC sanata dharma offer good course programe. Subject which offered by ECC variously. ECC gave participant basic conversation, pronunciation basic, structure basic, vocabulary,fluently practice, basic writing, basic reading, basic listening. Those were whole subject which offered by ECC Program. Overall, EEC is a good program for person who want to learn english.
Before be participant or student EEC, you will take a test for accepted as student EEC. Test EEC were divided two phase, the first phase and second phase. Last test ago, I was take a test at second phase, the result it that I was accepted as student EEC. The students were accepted must pay cost Rp.1.700.000,- for the first semester, and furthermore semester pay cost Rp.1.000.000.
If you need a good place for course english in Yogya, EEC Sanata Dharma is a recommendation. “There is Price, There is Result !” Good Luck Everybody..!!

 


23. March 2013 by dewa09
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Beasiswa Data Print, Daftar segera !

Partisipasi DataPrint dalam memajukan dunia pendidikan Indonesia tidak henti-hentinya. Di tahun 2009, DataPrint pernah mengadakan program DataPrint Academy yang memberikan kesempatan kepada 30 orang pelajar SMA dari seluruh Indonesia untuk mengikuti workshop selama lima hari di bidang kreatifitas dan entrepreneurship. Kemudian di tahun 2011, sebanyak 700 orang pelajar dan mahasiswa telah menerima beasiswa pendidikan dengan total ratusan juta rupiah. Para penerima beasiswa berasal dari Pekanbaru, Bandung, Jakarta, Ponorogo, Kendari, Martapura, Dumai, Malang, dan lain-lain.

Tahun ini, DataPrint kembali membuka program beasiswa bagi 700 orang pelajar dan mahasiswa. Program beasiswa dibagi dalam dua periode. Tidak ada sistem kuota berdasarkan daerah dan atau sekolah/perguruan tinggi. Hal ini bertujuan agar beasiswa dapat diterima secara merata bagi seluruh pengguna DataPrint.  Beasiswa terbagi dalam tiga nominal yaitu Rp 250 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. Dana beasiswa akan diberikan satu kali bagi peserta yang lolos penilaian. Aspek penilaian berdasarkan dari essay, prestasi dan keaktifan peserta.

Beasiswa yang dibagikan diharapkan dapat meringankan biaya pendidikan sekaligus mendorong penerima beasiswa untuk lebih berprestasi. Jadi, segera daftarkan diri kamu di sini!  Info lebih lanjut disini

PERIODE

JUMLAH PENERIMA BEASISWA

@ Rp 1.000.000 @ Rp 500.000 @ Rp 250.000
Periode 1

50 orang

50 orang

250 orang

Periode 2

50 orang

50 orang

250 orang


07. December 2012 by dewa09
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Indonesia Membangun #KKN-JOURNAY

“Bumi, Air dan Kekayaan Alam yang terkandung didalamnya adalah milik Negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk bangsa”-Pasal 33 (3) UUDN 1945

“Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”

Begitulah salah satu bunyi pernyataan atau deklarasi hukum bahwa Negara Indonesia adalah Negara kaya akan kandungan Bumi. Penyataan yang hebat, luar biasa, memukau dan sangat merakyat sekali. Penyataan ini pula mengandung makna bahwa negara melindungi kekayaannya untuk kemakmuran rakyatnya. Namun, siapa sangka pernyataan ini (baca :Pasal 33(3) ) menjadi alat promisi, kampanye, pencitraan dan el el bagi para pejabat, politisi, akademisi, maupun praktisi. Siapa yang bicara pasal 33(3) seakan-akan benar sendiri, kenyataannya mereka sendiri yang melanggar, bahkan mengkhianati komitmen negara ini.

        

Sebelum pembahasan lebih jauh, saya ingin mengambil screenshot penyataan Menko Perekonomian Ir. Hatta Radjasa dalam pidatonya pada Pemberangkatan KKN-PPM UGM Tahun 2012 di Gedung Grha Sabha Pramana UGM. Hatta Radjasa ini wong kito galo, putra daerah Sumatera Selatan, sama dengan penulis… (pamerr tapi gak berefek..hehe). Ohya jadi lupa mau menjelaskan pernyataannya, jadi begini Pak Hatta mengatakan bahwa “Indonesia pada 2025 harus menjadi salah satu Negara 10 kekuatan Ekonomi Dunia” (wawww…dahsyat dan luar biasa kan..) tunggu dulu… Ada lagi yang di sampaikan pak Hatta yaitu “ pada tahun 2025 kemiskinan di Indonesia harus <8% dan Program MDGs 2015 akan segera selesai…”

Mantap nian wong kito galo ni…..

Mari kita analisis pernyataan tersebut dengan fakta yang saya alami di lapangan setelah menjalani KKN-PPM. Menurut saya tidak berlebihan jika Sang Menko Perekonomian Indonesia mempunyai cita-cita seperti itu. Artinya saya menghargai dan bangga karena ada juga pejabat Negara kita yang Visioner, dan berpikir kedepan.

Continue Reading →


29. July 2012 by dewa09
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Kontrol Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia[1]


  1. Penetapan Negative List[2]
    1. Tertutup secara penguasaan Penuh, harus dengan Joint Venture.

Maksudnya adalah Asing boleh menanamkan modalnya di Indonesia, namun harus dengan mekanisme Joint Venture[3]. Seperti penanaman Modal Asing pada Rumah Sakit, Perusahaan Migas. Asing tidak bisa dengan menggunakan modal penuh, tetapi harus patungan dengan modal dalam negeri.

  1. Tertutup sama sekali.

Maksudnya adalah asing sama sekali tidak bisa menanamkan modalnya pada sektor yang tertutup ini. Sektor tertutup ini, misalnya Hipermarket, karena Jika dikuasai asing, maka akan mematikan pasar tradisional. Artinya pengaturan ini menganut Prinsip National Treatment [4]

  1. Joint Venture (JV)

JV bermanfaat bagi Host Country, karena ada partisipasi dalam negeri. Berikut manfaatnya :

  1. Merupakan salah satu sarana kontrol PMA.
  2. Lebih mudah terintigrasi ke dalam ekonomi lokal. Lebih memungkinkan bagi host country untuk mengambil alih seluruh proyek
  3. Lebih mudah terjadinya transfer teknologi dan management skills
  4. Berkurangnya risiko dominasi asing
  5. Menfasilitasi akses kepada jaringan pasar internasional partner asing
  6. Lebih responsive kepada kebijakan-kebijakan pemerintah dan  lebih bisa beroperasi untuk kepentingan lokal

Ada 2 macam JV yaitu : Equity JV dan Contractual JV.

  1. Equity JV

Jenis Equity JV ini harus pada bentuk badan hukum Perusahaan. Ada perbedaan implementasi, yaitu di Jerman dan Indonesia.

  • Di Jerman, misalnya biasanya dipakai bentuk GmbH & Co atau GmbH & Co. KG, yaitu persekutuan (partnership). Jadi, bukan badan hukum (bukan separate legal entity);
  • Di Indonesia Equity JV harus berbentuk PT karena adanya Pasal 5 (2) UU 25/2007:

Penanaman modal asing wajib dalam bentuk perseroan terbatas berdasarkan hukum Indonesia dan berkedudukan di dalam wilayah negara Republik  Indonesia, kecuali ditentukan lain oleh undang-undang”.

Kelebihan Equity JV :

  1. Masing-masing partner tidak perlu mendirikan badan hukum di negara tuan rumah;
  2. Independen secara hukum dari partner;
  3. identitas yang jelas bagi pihak ketiga, seperti konsumen, supplier dan lain;
  4. Dianggap seperti/sebagai perusahaan lokal; yang berupa badan hukum bisa mendapat perlakuan-perlakuan istimewa;
  5. Andil peserta mudah dijual ke pihak ketiga;
  6. Bisa lebih lama berlangsung;

Variasi – variasi:

  1. Suatu negara bisa menentukan bahwa modal asing maksimal 49% untuk semua proyek.
  2. Di Indonesia: maksimal modal asing tergantung kepada sektor ekonomi /proyek yang terlibat. Berarti untuk proyek-proyek tertentu bisa lebih dari 50%. Lihat Perpres 77 dan 111 tahun 2007. Lokal boleh lebih dari 50%, misalnya 51%.
  1. Contractual JV
    1. JV hanya karena perjanjian;
    2. Tidak mengambil bentuk hukum perusahaan, jadi tidak ada equity contribution.
    3. Bisa saja suatu negara hanya membolehkan contractual JV (tidak membolehkan Equity JV), seperti di Yugoslavia sebelum Foreign Investment Law mulai berlaku (tahun 1989).
    4. Apakah contractual JV untuk PMA diperbolehkan di Indonesia?
  1. 3. PRINSIP Most Favorable Nation(MFN) dalam UU PM 2007

Prinsip MFN merupakan prinsip perlakuan yang sama terhadap negara asing yang menanamkan modal di dalam negeri.

Namun dalam UU PM 2007 prinsip MFN dikecualikan, hal ini terdapat dalam Pasal 6 yaitu :

Ayat (1) Pemerintah memberikan perlakuan yang sama kepada semua penanam modal yang berasal dari negara mana pun yang melakukan kegiatan penanaman modal di Indonesia sesuai dengan ketentuan  peraturan perundang-undangan.

Ayat (2) menegaskan pengecualian terhadap Prinsip MFN yaitu : Perlakuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku bagi penanam modal dari suatu negara yang memperoleh hak istimewa berdasarkan perjanjian dengan

Indonesia.

Artinya jika Indonesia menandatangani/ meratifikasi sebuah perjanjian/konvensi dengan negara lain khususnya dibidang perdagangan maka MFN tidak berlaku bagi negara yang menjadi partner tersebut. Pada Negara CAFTA, seharusnya Indonesia boleh diskriminatif terhadap negara-negara anggota CAFTA, misalkan saja membebankan pajak tinggi pada Produk Impor Cina, itu pun jika pajak tidak diatur dalam CAFTA.

  1. Prinsip National Treatment (NT) dlm UUPM 2007

Prinsip National Treatment adalah prinsip sebuah negara yang mengedepankan/melindungi kepentingan nasionalnya dari asing.

Bagaimana dengan UUPM 2007, apakah betul betul menganut Prinsip NT ini? Mari kita analisis sedikit, pertama jika kita melihat dari aspek kepentingan nasional. UUPM 2007 tentu menganut NT. Hal ini bisa dilihat pasal 3 ayat (2) yaitu :

Tujuan penyelenggaraan penanaman modal, antara lain untuk:

  1. meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional;
  2. menciptakan lapangan kerja;
  3. meningkatkan pembangunan ekonomi berkelanjutan;
  4. meningkatkan kemampuan daya saing dunia usaha nasional;
  5. meningkatkan  kapasitas  dan  kemampuan  teknologi nasional;
  6. mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan;
  7. mengolah  ekonomi  potensial  menjadi  kekuatan ekonomi riil dengan menggunakan dana yang berasal,baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri; dan
  8. meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Namun tujuan PM sebagaimana dimaksud pasal 3 ayat (2) tersebut, dirasakan tidak konsisten dengan konsideran berikutnya, yakni pasal 4 ayat (2a) :

Dalam menetapkan kebijakan dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah: a. memberi perlakuan yang sama bagi penanam modal dalam negeri dan penanam modal asing dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional;

Artinya asing tetap akan di perlakukan sama dengan Pemodal dalam negeri. Hal ini sama saja bahwa Prinsip National Treatment di kesampingkan.


[1] Makalah Prof. Muh.Hawin, Ph.D, Hukum Investasi, Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia,disampaikan pada Mata Kuliah Hukum Investasi

[2] Diatur dalam Perpres 77/2007 dan Perpres No.111/2007

[3] Mekanisme Joint Venture terdapat dalam Pasal 1 angka 3 UU Penanaman Modal (UU 25/2007):“Penanaman modal asing adalah kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal asing, baik yang menggunakan modal asing sepenuhnya maupun yang berpatungan dengan penanam modal dalam negeri

[4] Prinsip mengutamakan kepentingan Nasional RI


27. June 2012 by dewa09
Categories: Uncategorized | 1 comment

Keadilan dalam Filsafat Hukum

Bermula dari kasus Nenek Minah (55) tak pernah menyangka perbuatan isengnya memetik 3 buah kakao di perkebunan milik PT Rumpun Sari Antan (RSA) akan menjadikannya sebagai pesakitan di ruang pengadilan. Pada hari kamis, 19 November 2009, pengadilan negeri Purwokerto menjatuhkan hukuman 1,5 bulan dengan masa percobaan 3 bulan. Minah, warga Desa Darmakradenan RT 4 RW 5  Kecamatan Ajibarang, Banyumas, diajukan ke pengadilan karena mencuri tiga biji kakao yang di pasaran seharga Rp 2.100. Namun menurut jaksa harga tiga biji kakao tersebut bernilai Rp 30 ribu.

Saat mengambil tiga biji kakao, tanggal 2 Agustus lalu, petugas PT Rumpun Sari Antan yang menggelar operasi di blok A9 perkebunan, memergoki Minah. Kasus itu lantas dilaporkan ke Polsek Ajibarang. Pihak perkebunan beralasan, pelaporan dilakukan untuk mendatangkan efek jera kepada yang bersangkutan.

Ironi hukum di Indonesia ini berawal saat Minah sedang memanen kedelai di lahan garapannya di Dusun Sidoarjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, pada 2 Agustus 2009 lalu. Lahan garapan Minah ini juga dikelola oleh PT RSA untuk menanam kakao.

Ketika sedang asik memanen kedelai, mata tua Minah tertuju pada 3 buah kakao yang sudah ranum. Dari sekadar memandang, Minah kemudian memetiknya untuk disemai sebagai bibit di tanah garapannya. Setelah dipetik, 3 buah kakao itu tidak disembunyikan melainkan digeletakkan begitu saja di bawah pohon kakao.

Dan tak lama berselang, lewat seorang mandor perkebunan kakao PT RSA. Mandor itu pun bertanya, siapa yang memetik buah kakao itu. Dengan polos, Minah mengaku hal itu perbuatannya. Minah pun diceramahi bahwa tindakan itu tidak boleh dilakukan karena sama saja mencuri.

Sadar perbuatannya salah, Minah meminta maaf pada sang mandor dan berjanji tidak akan melakukannya lagi. 3 Buah kakao yang dipetiknya pun dia serahkan kepada mandor tersebut. Minah berpikir semua beres dan dia kembali bekerja.

Namun dugaanya meleset. Peristiwa kecil itu ternyata berbuntut panjang. Sebab seminggu kemudian dia mendapat panggilan pemeriksaan dari polisi. Proses hukum terus berlanjut sampai akhirnya dia harus duduk sebagai seorang terdakwa kasus pencuri di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto.

Dan pada hari Kamis (19/11/2009), majelis hakim yang dipimpin Muslih Bambang Luqmono SH memvonisnya 1 bulan 15 hari dengan masa percobaan selama 3 bulan. Minah dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian.

Selama persidangan yang dimulai pukul 10.00 WIB, Nenek Minah terlihat tegar. Sejumlah kerabat, tetangga, serta aktivis LSM juga menghadiri sidang itu untuk memberikan dukungan moril. Minah hanya dapat meremas kedua belah tangannya untuk menepis kegalauan agar tetap tegar saat menyampaikan pembelaan atau pleidoi di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (19/11).

Continue Reading →


05. June 2012 by dewa09
Categories: Uncategorized | 4 comments

China Membela Buruhnya!

tulisan ini adalah bukan tulisan saya, saya hanya tertarik dengan tulisan ini, karena subtansinya seharusnya memberi pelajaran bagi Indonesia, agar membela Buruh bukan mengesamping buruh sebagai rakyat Indonesia..

Kamis, 24 Juni 2010 | 03:13 WIB

Oleh I Wibowo

Mulanya adalah keprihatinan akan banyaknya buruh di pabrik Foxconn yang bunuh diri. Buruh- buruh di pabrik milik Taiwan itu ternyata menerapkan sistem kerja yang di luar kemanusiaan. Continue Reading →


29. December 2011 by dewa09
Categories: Uncategorized | 1 comment

Moratorium yang Berimbang

Tulisan ini disampaikan pada saat adanya Moratorium TKI dari Pemerintah pada Juni lalu..

Penghentian pengiriman TKI ke Arab Saudi adalah pilihan tepat bagi Indonesia. Di saat telah terjadi vonis hukuman mati terhadap Ruyati binti Satubi, 18 Juni 2011 atas pembunuhan majikannya Khairiyah Binti Hamid,di Arab Saudi (10/1/2010) lalu. Setidaknya Indonesia sudah menunjukkan sikap tegas terhadap Pemerintah Arab Saudi. Namun, sikap tegas itu akan mental dan pupus jika tidak diimbangi dengan upaya pemerintah untuk membenahi sistem TKI sekarang. Continue Reading →


29. December 2011 by dewa09
Categories: Uncategorized | 1 comment

Peran Pemuda dalam 3 Pilar Pembangunan Bangsa

Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2011 merupakan peringatan yang ke 83 tahun, bukanlah hanya sekedar peringatan saja, melainkan warning bagi pemuda sekarang sebagai generasi yang harus berperan untuk pembangunan bangsa. Peringatan tersebut mengisyaratkan bahwa pemuda – pemudi Indonesia mempunyai tugas terhadap kompleknya persoalan di negeri ini. Kompleknya persoalan tersebut harus diselesaikan bukan untuk di tambah atau bahkan di kembangkan masalahnya hingga tanpa penyelesaian yang pasti. Muh.Yamin, Tan Malaka, Soekarno, Mohammad Hatta, dan Mohammad Natsir adalah sedikit dari sekian banyak pemuda yang telah memberi solusi bagi bangsa ini.

Continue Reading →


29. December 2011 by dewa09
Categories: Uncategorized | 1 comment

Quo Vadis Sanksi Hukum vs Semangat Pemberantasan Korupsi

Oleh Dewa Mahendra ( FH UGM 2009)

“Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh!” Demikian satu adagium yang sudah sejak lama membekas di hati bangsa ini. Dalam persepsi lain perlu dipertanyakan kembali maknanya. Apabila bentuk muka saja sulit di cari kesamaan dari raut wajah adalah sangat mungkin merupakan katalisator menghadirkan wajarnya ruangan heterogenitas kultur, pendapat. Jika heterogenitas itu sudah diakui, mengapa terjadi tindakan kekerasan antar bangsa sendiri ? Semangat persatuan yang selama ini di ucapkan dalam butir Pancasila seolah-olah menjadi koreksi bagi bangsa ini.

Continue Reading →


29. December 2011 by dewa09
Categories: Uncategorized | Leave a comment

ASEAN CHARTER : Perkuat Perlindungan HAM

Terbit di SINDO 14 Mei 2011

Periode 2011 ASEAN dipimpin kembali oleh Indonesia walaupun pada 1976 dan 2003 Indonesia juga pernah memimpin Asean. Sebelumnya tanggal 15 Desember 2008 akhirnya ASEAN Charter diratifikasi oleh 10 negara ASEAN dan Indonesia adalah negara terakhir yang meratifikasi ASEAN Charter yaitu dengan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2008 tanggal 6 November 2008.

Dengan diratifikasinya ASEAN Charter oleh semua anggota ASEAN tersebut maka ASEAN Charter berlaku dan mengikat bagi semua negara ASEAN dan selanjutnya Asosiasi negara-negara Asia Tenggara ini telah menjadi satu entitas dan organisasi antar pemerintah yang memiliki personalitas hukum (legal personality) tersendiri.

Continue Reading →


19. May 2011 by dewa09
Categories: Uncategorized | 2 comments

← Older posts